Buat Tulisan
  • Login
  • Register
  • Entitas
  • Ngedabrus
  • Warta
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Sastra
  • Figur
  • Tukar Pikiran
  • Warkop
No Result
View All Result
Bolongopi
  • Entitas
  • Ngedabrus
  • Warta
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Sastra
  • Figur
  • Tukar Pikiran
  • Warkop
No Result
View All Result
Bolongopi
No Result
View All Result
Home Warta Daerah

Saat Tamu Luar Daerah Keluhkan Pengemis dan Pengamen di Alun-Alun Bojonegoro

BoloNgopi by BoloNgopi
23/05/2024
in Daerah, Warta
410 12
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bolongopi – Pengemis dan pengamen jadi pemandangan yang umum ditemui di alun-alun Bojonegoro. Sekali duduk di bangku, berulang kali harus merogoh dompet mencari receh untuk memberi para peminta-minta. Jika tidak memberi, kadang ada sikap tak mengenakkan dari mereka.

bolongopi mencoba nongkrong pesen kopi disalah satu penjual area taman alun-alun. Di sepanjang jalan, ada sekitar puluhan pedagang berderet yang menjadi daya tarik bagi warga dan wisatawan untuk singgah.

Lihat Juga

Ketua Kopri DKI Jakarta Geram, Demonstrasi Berakhir dengan Duka, Nyawa Rakyat Tak Tergantikan dengan Permintaan Maaf

30/08/2025

PMII Jakarta Barat Menggugat : Pejabat Berulah, Polisi Gelisah. Bukan Lagi Sebagai Pengayom, Tetapi Penindas Rakyat Demi Pejabat

29/08/2025

Seorang pengunjung dari Gresik, Ikhsan yang juga sedang duduk di taman mengaku merasa cukup terganggu. Ia selalu menyiapkan uang recehan untuk para peminta-minta.

“Lumayan terganggu. Kemarin saya dari Alun-alun, wah banyak banget. Lebih dari ini. Mau nongkrong rasanya jadi nggak nyaman,” ngeluhnya.

Sepanjang ia duduk, setidaknya sudah ada empat pengamen dan pengemis yang menghampiri. Ia merasa cukup terganggu dengan kehadiran mereka. Tak semua yang datang ia beri uang. Ia mengaku selektif, memperhatikan penampilan fisik sebelum mengulungkan sedikit recehan.

Ikhsan mengaku tak kuasa, ketika melihat pengemis seorang ibu-ibu tua. Sehingga memutuskan untuk memberikan uang.

“Kondisi fisik jadi pertimbangan utama,” katanya.

Secara umum, Ikhsan merasakan bahwa di Bojonegoro semakin banyak pengemis jalanan. Sebelum ke sini, ia sempat mampir ke Lamongan. Mengunjungi beberapa tempat disana dan kondisinya agak sedikit berbeda.

“Saya sudah sering sih ke Bojonegoro. Rasanya memang semakin banyak pengamen dan pengemis. Kemarin di Lamongan nggak sebanyak ini,” tuturnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh Luluk, pelancong dari Malang yang sedang menikmati suasana alun-alun Bojonegoro. Ini kali keempat ia berkunjung ke Bojonegoro. Ia merasa pengemis semakin banyak dari kunjungan-kunjungan sebelumnya.

“Sepertinya pengemis itu jadi tambah banyak. Mungkin karena mereka melihat peluang, semakin banyak orang, semakin banyak dikasih,” terangnya.

Selama duduk di taman, Luluk mengaku sudah dihampiri sekitar tiga pengamen dan pengemis. Tidak semuanya ia beri uang. Seperti Ikhsan, ia tergerak jika melihat lansia atau ibu-ibu yang membawa anak.

Ia merasa, jumlah sebanyak itu cukup menganggu pengalaman berkunjungnya. Buatnya, sebagian pengemis masih terhitung berusia produktif sehingga sepatutnya bisa bekerja demi memenuhi kebutuhan.

“Kalau kita turutin semua, bisa habis duit untuk ngasih pengemis,” ujarnya sambil tertawa.

Tags: Saat Tamu Luar Daerah Keluhkan Pengemis dan Pengamen di Alun-Alun Bojonegoro
Next Post

Calon Pak Haji yang Mau Nyetok Rokok di Arab Saudi, Ini Batasannya

Ketika Prabowo SkakMat Media Al Jazeera

Discussion about this post

https://sociabuzz.com/bolongopi https://sociabuzz.com/bolongopi https://sociabuzz.com/bolongopi
ADVERTISEMENT

Rekomendasi

Ayola Pak Jokowi, Masak Cuma Bilang Jangan Judi, Jangan Judi…

14/06/2024

Presiden Jokowi Hadiri Pelantikan Pengurus Pusat GP Ansor Masa Khidmat 2024 – 2029, Berikut Susunannya

28/05/2024

Populer Sepekan

  • Sutan Takdir Alisjahbana, Kontribusi dan Kontroversi

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • Angling Dharma dan Dialog dengan Zaman: Ketika Kebijaksanaan Kalah oleh Kebohongan

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • PMII Jakarta Barat Kecam Aksi Brutal Aparat Kepolisian: Bukan Pengayom, Tapi Penindas Rakyat Demi Pejabat!

    598 shares
    Share 239 Tweet 150

Sosial Media BoloNgopi

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Warkop

© 2024 Ruang Kreasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Entitas
  • Ngedabrus
  • Warta
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Sastra
  • Figur
  • Tukar Pikiran
  • Warkop

© 2024 Ruang Kreasi Nusantara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In