Buat Tulisan
  • Login
  • Register
  • Entitas
  • Ngedabrus
  • Warta
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Sastra
  • Figur
  • Tukar Pikiran
  • Warkop
No Result
View All Result
Bolongopi
  • Entitas
  • Ngedabrus
  • Warta
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Sastra
  • Figur
  • Tukar Pikiran
  • Warkop
No Result
View All Result
Bolongopi
No Result
View All Result
Home Warta Daerah

Aap Aptadi: Pemimpin Visioner yang Dorong Pendidikan dan Pembangunan Ekonomi di Pandeglang

BoloNgopi by BoloNgopi
03/11/2024
in Daerah, Warta
416 18
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pandeglang – Aap Aptadi, calon bupati Pandeglang yang dikenal inovatif dan berwawasan luas, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan perekonomian masyarakat Pandeglang. Berangkat dari kendala akses pendidikan di masa lalu, Aap kini berhasil membawa perubahan besar dengan mendirikan institusi pendidikan tinggi di wilayahnya, sehingga generasi muda Pandeglang tidak lagi harus merantau jauh untuk menempuh pendidikan.

Selama ini, banyak pemuda Pandeglang harus melanjutkan studi mereka hingga ke Bandung, Yogyakarta, atau Malang. Menurut Aap, fenomena ini berdampak tidak hanya pada kesulitan mahasiswa, tetapi juga merugikan ekonomi daerah. Hal ini terjadi karena biaya yang dikeluarkan keluarga mahasiswa lebih banyak mengalir keluar dari Pandeglang. Untuk mengatasi masalah tersebut, Aap aktif berdiskusi dengan Menteri Pendidikan, yang kemudian melahirkan gagasan berdirinya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Provinsi Banten. Dengan hadirnya Untirta, para mahasiswa kini memiliki pilihan untuk tetap berkuliah di dalam provinsi.

Lihat Juga

Ketua Kopri DKI Jakarta Geram, Demonstrasi Berakhir dengan Duka, Nyawa Rakyat Tak Tergantikan dengan Permintaan Maaf

30/08/2025

PMII Jakarta Barat Menggugat : Pejabat Berulah, Polisi Gelisah. Bukan Lagi Sebagai Pengayom, Tetapi Penindas Rakyat Demi Pejabat

29/08/2025

Namun, visi Aap tidak berhenti sampai di sana. Meskipun Untirta mengurangi jumlah pemuda yang pergi jauh, banyak dari mereka tetap harus ke Serang. Hal ini mengakibatkan perputaran ekonomi di Pandeglang belum optimal. Bersama tokoh lokal Irsyad Weni, Aap kemudian berinisiatif mendirikan Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) di Menes. UNMA berdiri sebagai simbol kemandirian pendidikan di Pandeglang, memungkinkan pemuda daerah untuk melanjutkan studi tanpa harus jauh-jauh ke kota lain.

Tidak hanya fokus pada pendidikan, Aap juga memikirkan keberlanjutan ekonomi bagi para lulusan perguruan tinggi. Ia menyadari bahwa setiap tahun UNMA, Babun Najah, dan STAISMAN meluluskan ribuan sarjana. Namun, jika lapangan pekerjaan di Pandeglang terbatas, maka gelar akademik mereka tidak akan memberikan makna berarti, dan tingkat pengangguran tetap tinggi.

Untuk itu, Aap berkomitmen untuk membangun kawasan industri di Pandeglang, dengan rencana awal pengembangan kawasan di Bojong dan Picung, lokasi yang strategis dekat dengan akses tol. Kawasan industri ini diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja dari lulusan lokal, sehingga para pemuda bisa bekerja di kampung halaman mereka sendiri, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Aap Aptadi menunjukkan visi kepemimpinan besar dengan fokus pada keseimbangan antara pendidikan dan ekonomi, demi kemajuan bersama masyarakat Pandeglang. Masyarakat pun menaruh harapan besar pada Aap agar dapat mewujudkan perubahan nyata bagi kesejahteraan dan kemandirian ekonomi di wilayah tersebut.

Next Post

Rapat Kerja Komis IV dengan KKP, Arif Rahman Soroti Sistem Pelelangan, Subsidi BBM yang Tidak Tepat Sasaran Hingga Kenaikan Pagu Anggaran

Despotisme Modern dalam Pemilukada: Wajah Baru dari Feodalisme Berbungkus Demokrasi

Discussion about this post

https://sociabuzz.com/bolongopi https://sociabuzz.com/bolongopi https://sociabuzz.com/bolongopi
ADVERTISEMENT

Rekomendasi

Profil Hamas Nahdly, Alumni Fisipol UGM yang Jadi Kandidat Ketum PB PMII 2024-2027

15/06/2024

BSI Tetap Stay Cool Pasca Tolak Cintanya Muhammadiyah

22/06/2024

Populer Sepekan

  • Sutan Takdir Alisjahbana, Kontribusi dan Kontroversi

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • Angling Dharma dan Dialog dengan Zaman: Ketika Kebijaksanaan Kalah oleh Kebohongan

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • PMII Jakarta Barat Kecam Aksi Brutal Aparat Kepolisian: Bukan Pengayom, Tapi Penindas Rakyat Demi Pejabat!

    598 shares
    Share 239 Tweet 150

Sosial Media BoloNgopi

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Warkop

© 2024 Ruang Kreasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Entitas
  • Ngedabrus
  • Warta
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Sastra
  • Figur
  • Tukar Pikiran
  • Warkop

© 2024 Ruang Kreasi Nusantara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In