Tolak Keputusan KPUM, Irgi : Saya Mengecam Tindakan Ilegal Ini

Tolak Keputusan KPUM, Irgi : Saya Mengecam Tindakan Ilegal Ini


Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta hari ini berada di hari puncak pesta demokrasi. Pasalnya hari ini adalah hari pemilihan Presiden Mahasiswa dan juga Wakil Presiden Mahasiswa UNUSIA Jakarta yang dilakukan melalui e-voting.(29/3).

Berdasarkan keputusn yang beredar, sudah dijelaskan bahwasanya KPUM memberikan waktu untuk pemilihan presma dan wapresma terhitung pada pukul 07.00 – 19.00 pada tanggal 29 Maret 2021. 


Dalam kegiatan pemilihan presiden dan wakil presiden mahasiswa kali ini, banyak sekali mahasiswa yang berkeluh kesah. Mulai dari kurangnya sosialisasi dan hal hal kecil lainnya. Puncaknya adalah unggahan story WA salah satu angota KPUM yang menuliskan :
“Krena ada kendala kami memberikan waktu 30 menit untuk pemilihan” dalam unggahan tersebut juga tertulis “TTD KPUM” yang artinya telah disetujui oleh KPUM.

Hal tersebut tentunya membuat beberapa mahasiswa meradang. Salah satunya adalah sekretaris timses paslon 01 yaitu Irgi Nur Fadil. Beliau mengecam keras tindakan ilegal KPUM yang tidak mematuhi peraturan yang telah dibuatnya sendiri, serta tidak menutup Web pemilihan pada pukul 19.00 seperti peraturan awal yang telah dibuat oleh KPUM.


Semoga ke depannya demokrasi UNUSIA Menjadi lebih baik lagi.

 

Penulis : Dhea Oktaviana