Sunda Empire Menghina Kehormatan dan Jati Diri Bangsa Indonesia

Sunda Empire Menghina Kehormatan dan Jati Diri Bangsa Indonesia
Sunda Empire Menghina Kehormatan dan Jati Diri Bangsa Indonesia

Sunda Empire adalah satu bentuk kekaisaran matahari yang ada sejak zaman Alexander The Great dan berdiri sejak 324 tahun SM. Kata Rangga Sasana Petinggi Sunda Empire dalam Acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa Malam, 21 Januari 2020 di TV One. Dalam berbagai sumber media bisa dikatakan Sunda Empire adalah sebuah bentuk perkumpulan orang yang mengklaim dirinya sebagai bagian dari kekaisaran matahari sejak zaman Alexander The Great dan kekuasaan meliputi seluruh dunia.

 

Dalam acara tersebut Rangga Sasana Petinggi Sunda Empire mendapat kesempatan berbicara selama 15 menit 30 detik yang menjelaskan secara Lantang dan bersemangat banyak hal tentang Sunda Empire - Earth Empire (kerajaan Sunda Empire) hingga membuat para tokoh & tamu undangan yang hadir sontak tertawa mendengar penjelasannya kecuali Sudjiwo Tejo.

Sunda Empire menjadi viral setelah kemunculan Kerajaan Keraton Agung Sejagat dari Purworejo yang dipimpin oleh Raja Totok Santoso Hadiningrat dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja. Bahkan anggota Sunda Empire telah tersebar dibeberapa kota dari Bandung hingga Aceh. Karena menurut isu yang beredar Raja Keraton Agung Sejagat dahulu pernah bergabung dan menjadi anggota kerajaan Sunda Empire yang berpusat di Bandung.

Hal tersebut dibantah oleh Rangga Sasana Petinggi Sunda Empire dalam Acara Indonesia Lawyers Club bahwa Sunda Empire tidak ada kaitannya dengan Keraton Agung Sejagat. Karena Rangga mengatakan "Sunda Empire adalah sebuah sistem tata negara atau kekaisaran yang membawahi seluruh negara, kerajaan dan wilayah dunia. Jadi siapapun boleh bergabung. Namun kami tidak ada kaitannya dengan Keraton Agung Sejagat di Purworejo" ucapnya.

Setelah viral penulis hanya mengira bahwa Sunda Empire adalah kumpulan orang yang halu, sebatas bahan guyonan,  dan melakukan aktivitas seperti Keraton Agung Sejagat.

Namun, kemudian penulis mencari tau tentang Sunda Empire di google usai menonton video Rangga Sasana berbicara di ILC TV ONE yang dihadiri banyak Tokoh Budayawan, Akademisi, Politik, & Kepolisian dan lainnya menjadi berubah pikiran. Menurut hemat penulis bahwa sunda empire telah menyebarkan kebohongan kepada khalayak publik dengan melakukan membalikkan fakta sejarah, mengancam pejabat dan telah menghina jati diri serta identitas Bangsa Indonesia.

 

Menghina Bendera Negara Sang Merah Putih

Sunda Empire. Siapa yang tidak mengenal usai viral dan menjadi perbincangan publik. Dengan segala kontroversial dan atribut ala militer dari ujung kepala hingga ujung kaki menjadi ciri khasnya. Cirinya mulai dari baret, emblem, seragam militer, sepatu, dan lainnya.

Setelah mengetahui Sunda Empire dengan segala kontroversialnya dengan yakin penulis mengatakan bahwa Sunda Empire telah melakukan tindak pidana dengan melakukan penghinaan terhadap Bendera Negara Sang Merah Putih dengan memasang/menulis (menambahkan) tanda atau gambar tambahan pada Bendera Negara Merah Putih.

Tindakan tersebut terlihat jelas dalam sebuah foto yang beredar di internet dan  di dalamnya terdapat para anggota Sunda Empire sedang memegang spanduk/banner. Dan dalam banner tersebut terdapat beberapa tulisan dan gambar Bendera Negara Merah Putih yang ditambahkan dengan memasang sebuah gambar/tanda persis di tengah Bendera Negara Indonesia Merah Putih.

Dan kemudian itu Bendera Negara Merah Putih yang telah dimodifikasi tersebut di klaim sebagai bendera kebesaran Sunda Empire - Earth Empire yang berpusat di kota Bandung.

Dengan tindakan tersebut penulis berkesimpulan bahwa Sunda Empire telah melakukan tindak pidana melanggar Pasal 24 d Jo. Pasal 67 c dUndang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan dengan ancaman pidana penjara maksimal 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp.100.000.000 (Seratus Juta Rupiah) .

Bahwa Sunda Empire telah Mencetak dan memasang tanda/gambar pada Bendera Negara sehingga dapat dikategorikan sebagai tindakan yang dapat merendahkan, menghinakan dan melecehkan Bendera Negara sebagai Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bendera Negara Merah Putih adalah jati diri dan identitas bangsa Indonesia. Dan kita ketahui bersama sebagai bendera kebanggaan dan kebesaran negara Indonesia. Dimana dalam sejarahnya tidak mudah mempertahankan dan memperolehnya karena penuh perjuangan dan pengorbanan tak hanya tenaga, harta bahkan nyawa semenjak sebelum kemerdekaan hingga sekarang.

Selain itu, saat awal Bendera Merah Putih dijadikan Bendera Negara Indonesia mendapat protes dan penolakan dari Negara Monaco karena warnanya sama-sama Merah Putih. Oleh karena itu, kedua Negara melakukan perundingan dan kesepakatan soal aturan Bendera Negara bahwa untuk warna tetap sama akan tetapi yang membedakan bendera kedua negara adalah dimensi dan ukurannya.

 

Berakhirnya Petualangan Petinggi Sunda Empire

Namun, petualangan para Petinggi Sunda Empire telah berakhir dalam dinginnya jeruji penjara usai ditetapkan menjadi tersangka Polda Jawa Barat. Penetapan tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong oleh Direskrimum Polda Jabar usai melakukan penyidikan dalam konferensi pers hari Selasa, 28 Januari 2020 di gedung ditkrimum Polda Jabar, Kota Bandung.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Saptono Erlangga, menjelaskan bahwa para Petinggi Sunda Empire, yaitu Rangga Sasana, Nasri Bank dan Raden Ratna Ningrum telah melakukan tindak pidana melanggar pasal 14 atau 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1926 dengan ancaman 10 tahun penjara. Dan telah dilakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka.

Oleh: Alfin Miftahus Surur

Mahasiswa Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Jakarta (UNUSIA Jakarta)