Peran Penting Ekonomi Syari'ah dalam Pemulihan Ekonomi Negara

24 April 2021

Peran Penting Ekonomi Syari'ah dalam Pemulihan Ekonomi Negara


Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syari'ah UNUSIA Jakarta gelar diskusi tentang "Kontribusi Ekonomi Syariah dalam Pemulihan Ekonomi Negara", (24/04).

Perekonomian syariah  telah berkembang sangat pesat di negara ini. Hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya produk - produk investasi syariah dan juga pembiayaan syariah.

Diskusi kali ini dihadiri langsung oleh ketua umum Hima Ekonomi Syari'ah, Muhammad Ghufron Zaenal Abidin. Beliau menuturkan bahwasanya pemulihan ekonomi di Indonesia sudah mulai bergeliat. Upaya pemulihan ekonomi Indonesia akibat pandemi covid-19 menunjukkan hasil yang positif. Pemerintah terus berupaya mengurangi dampak pandemi guna menjaga momentum pemulihan kesehatan dan ekonomi. 
"Beragam kebijakan ekonomi telah ditetapkan oleh pemerintah untuk menahan dampak negatif covid-19 sepanjang tahun 2020. Pada tahun 2021 ini, strategi pemuliaan Ekonomi nasional tetap dilanjutkan agar roda ekonomi nasional pulih kembali," Ujar beliau.

Ekonomi syariah telah menyiapkan beberapa startegi master plan.Yudi Yudiana S.kom, Mm selaku narasumber menyebutkan bahwa, Strategi utama master plan ekonomi syariah yang pertama adalah penguatan rantai nilai halal. Hal tersebut dimulai dari : Membangun halal hubungan di berbagai daerah, program insentif bagi pemain global, Membangun international halal center, Standarisasi produk halal yang efektif dan diterima di tingkat internasional, serta meningkatkan jangkauan dan efektivitas program sosialisasi/edukasi public halal lifestyle.

Selanjutnya adalah penguatan sector keuangan syariah. Dalam hal ini meliputi : Membangun mational halal fund untuk mendukung pertumbuhan industry halal dan mempercepat tumbuhnya sentra produksi halal berorientasi ekspor, Membangun Islamic Inclusive Financial Service Board (IIFSB), Pembentukan Bank BUMN Syariah serta Pengembangan kerangka kerja dan indikator.

Strategi berikutnya adalah Penguatan usaha mikro, kecil dan menengah, yaitu meliputi : Fasilitas pembiayaan dan pendampingan UMKM, Halal Lifestyle Litetacy untuk UMKM, Sinergi dalam rangka peningkatan kualitas UMKM dan Pembangunan Dtabase UMKM

Strategi yang terakhir adalah enguatan ekonomi digital. Strategi ini meliputi : market place halal, Digital payment system syariah, sistem informasi terintegrasi tracebility produk halal dan Incubator start-up halal value chain.

Pada akhir diskusi, Ketua umum Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syari'ah UNUSIA Jakarta mengajak seluruh peserta diskusi untuk mendoakan pencarian terhadap kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan Utara Bali.


Penulis : Roudoh Kamelia
Editing  : Dhea Oktaviana