Nahdlatul Ulama Kembali Berduka: Ketua PBNU Sulton Fathoni Wafat

Nahdlatul Ulama Kembali Berduka: Ketua PBNU Sulton Fathoni Wafat
Selain aktif di PBNU, Sulton Fatoni juga aktif di Kampus UNUSIA Jakarta dan menjabat sebagai wakil rektor II.

Innaa lillahi wa inna ilaihi rajiun. Nahdlatul Ulama kembali berduka. H Muhammad Sulton Fatoni, salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), meninggal dunia di Rumah Sakit Permata, Depok, Jawa Barat pada Kamis (8/8) dini hari pukul 00.30 WIB.

Pada Senin (5/8), seperti dilansir NU Online, almarhum masih menyempatkan diri mendatangi kantor PBNU untuk mendampingi Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siraj menjamu panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama pejabat PBNU lainnya.

Selain aktif di PBNU, ia juga aktif di Kampus UNUSIA Jakarta dan menjabat sebagai wakil rektor II.

Sebagai seorang akademisi, pria asal Lumajang, Jawa Timur itu pun aktif menulis di berbagai media nasional. Banyak juga buku yang pernah ia terbitkan, seperti buku Pintar Islam Nusantara, Kaum Muda NU dalam Lintas Sejarah, NU: Identitas Islam Indonesia yang ditulisnya bersama Hilmi Muhammadiyah dan Ulil Abshar.

Di samping itu, lulusan S-2 Universitas Indonesia ini juga secara aktif mengomentari berbagai pernyataan yang dilontarkan Felix Siauw melalui twit-twitnya. Bahkan, ia menulis satu buku khusus berjudul Dear Felix Siauw.

Sebelum menjabat Ketua PBNU periode 2015-2020, alumni Pondok Pesantren Sidogiri ini tercatat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PBNU pada periode sebelumnya.

Ia juga pernah mengemban amanat sebagai Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr. Semasa muda Sulton aktif sebagai pengurus Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama.