MAPABA – III PR PMII Hasym Asy’ari Bekerjasama dengan Pesantren Ekonomi Darul Uchwah.

MAPABA – III PR PMII Hasym Asy’ari Bekerjasama dengan Pesantren Ekonomi Darul Uchwah.

Jakarta – Pengurus Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Hasyim Asy’ari kembali menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang ke III di Pesantren Ekonomi Darul Uchwah (PEDU) Jakarta, (17/10).

 

Kegiatan Mapaba yang merupakan kaderisasi formal pertama di PMII ini diikuti oleh peserta yang merupakan perwakilan dari beberapa komisariat di Jakarta bahkan dari komisariat luar Jakarta yakni dari  Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta, komisariat Universitas Trisakti, komisariat Universitas Pertamina, komisariat Universitas Indra Prasta, dan Komisariat Universitas Muhammadiyah Tanggerang.

 

Pada kegiatan kali ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Jakarta Barat, Ketua Umum Pengurus Cabang KOPRI Jakarta Barat, Ketua Pengurus Komisariat PMII UNUSIA Jakarta, dan juga senior – senior PMII Jakarta serta Ketua Pengurus Cabang Internasional Nahdlatull Ulama (PCINU) Maroko masa khidmat 2016 – 2018.

 

Dalam kesempatan ini, Ketua Komisariat PMII UNUSIA Jakarta yang diwakilkan oleh sahabat Jefri mengapresiasi komitmen perjuangan serta keistiqomahan pengurus rayon yang tetap menyelenggarakan kegiatan pengkaderan meskipun ditengah masa pandemi. Pengkaderan yang dilakukan dimasa pandemi inI terselenggara dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

Selaras dengan hal tersebut, sahabat Muhammad Ulul Azmi selaku Ketua Pengurus Cabang PMII Jakarta Barat juga menyampaikan bahwasanya PMII dianggap sebagai OKP yang paling islam dan juga paling suci.

“Jadi ada tiga hal yang menggambarkan mengapa PMII itu menjadi organisasi yang paling islam dan juga paling suci, yaitu : PMII itu terlahir dari embrio para ulama, di dalam mars PMII juga sudah dijelaskan bahwasanya PMII itu adalah islam yang benar dan tidak ada OKP atau organisasi kemahasiswaan manapun yang panggilan akrabnya adalah sahabat – sahabati, panggilan tersebut adalah panggilan akrab yang digunakan oleh rasulullah untuk memanggil para sahabatnya. Oleh karena itu saya rasa PMII ini adalah organisasi yang paling benar secara islam dan keindonesiaan” Ujarnya.

 

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Sistem Kesalehan yang Cerdas, Ilmiah, Nasional, Tangguh dan Agamis” mendapat apresiasi dari Gus Abdullah Aniq Nawawi selaku ketua Pengurus Cabang Internasional Nahdlatul Ulama (PCINU) Maroko bahwasanya sejarah mencatat sebuah peradaban itu bisa hancur oleh orang – orang yang saleh saja tanpa diimbangi oleh kecerdasan. Orang yang hanya soleh saja tidak cukup. Maka diharapkan kader kader yang mengikuti kegiatan MAPABA pada kali ini dapat menjadi anggota sekaligus kader yang sesuai dengan tema yang telah diusung.