Mahasiswa UNUSIA Peduli Bencana Bagikan Logistik ke Korban Longsor Kecamatan Sukajaya

Mahasiswa UNUSIA Peduli Bencana Bagikan Logistik ke Korban Longsor Kecamatan Sukajaya
Tim relawan dari Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) membuat posko UNUSIA PEDULI di Ciputih ,Kecamatan Sukajaya Kab. Bogor.

Sebanyak 10 desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, luluh lantak diterjang banjir dan tanah longsor pasca diguyur hujan deras sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2020).

Bencana alam ini membuat 4.146 warga mengungsikan diri ke kantor desa, sekolah SD, musala, masjid, pesantren dan rumah-rumah warga.

Tempat tinggal yang selama ini telah mereka naungi habis disapu bersih banjir dan tanah longsor akibat meluapnya Sungai Cidurian.

Dengan adanya bencana longsor tersebut Tim relawan dari Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) membuat posko UNUSIA PEDULI di Ciputih ,Kecamatan Sukajaya Kab. Bogor, Sabtu (04/1).

Tim relawan yang beranggotakan 10 orang ini di koordinatiri oleh Imam Sodiqul Wa'di (24 tahun) mahasiswa UNUSIA.

Tim relawan mendapatkan informasi dari salah satu warga yang bernama Febri Mukti (25 Tahun) bahwa di kampung nya belum ada bantuan logistik. Di Kp. Pasir Madang Rt. 003/001 Ds. Pasir madang Kec. Sukajaya Kab. Bogor.

"Ada 35 rumah warga Yang terkena longsor, Dan Belum ada Logistik masuk untuk warga,karena sulitnya akses jalan, sementara warga di sana sudah kehabisan bahan makanan", ujar Febri.

Setelah menerima informasi tersebut tim relawan UNUSIA PEDULI BENCANA segera bergegas menuju lokasi untuk mengantar bahan makanan untuk warga, di pandu oleh salah satu warga yang berasal dari kampung tersebut.

Syamsumardi salah satu relawan UNUSIA PEDULI BENCANA mengatakan ," dari posko ciputih ke kp. Pasir madang, kita harus menempuh perjalanan kaki kurang lebih satu setengah jam, naik gunung turun gunung perjalanan yang cukup ekstream."

Sesampainya di lokasi, relawan di sambut baik oleh warga.

Kontributor : Lutfi

Editor : Irgi Nur Fadil