Mahasiswa Kelas Karyawan : Oh, KKN tuh gini

Mahasiswa Kelas Karyawan : Oh, KKN tuh gini

Jakarta - KKN atau Kuliah kerja nyata atau sebagian mengalami kuliah kerja nyantai atau istilah bucinnya Kuliah Kerja ngebaper tentu banyak dialami oleh mahasiswa semester 7. Beberapa beranggapan KKN merupakan momen tak terlupakan sekaligus menyenangkan. Apalagi jika sampai jadian. Ehem.

Disini saya akan berbagi sedikit bagaimana pengalaman saya saat KKN di era Pandemi Covid-19. Terlebih KKN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dan mungkin akan menjadi pengalaman cukup menyenangkan bagi saya. Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan dan alami saat bertemu dengan orang-orang yang berbeda pemikiran.

 

Melatih Mental Kepemimpinan

Bagi kalian yang senang mengikuti organisasi akan sangat bermanfaat sekali saat mengikuti KKN. Karna dalam KKN ini juga melatih mental kepemimpinan. Bukan hanya karna menerima gelar sebagai ketua kelompok, namun melatih mental kepemimpinan diri sendiri juga hal yang sangat penting. Apalagi di era global ini mental kepemimpinan juga aspek yang sangat baik.

 

Melatih Time Management

Selain poin pertama, kalian juga bisa mengatur pembagian waktu saat KKN. Karna saat KKN juga kita membuat banyak program dalam kurun waktu 40 hari. Awalnya mungkin akan ada beberapa hal yang meleset dari jam yang menjadi target, namun hal ini wajar adanya. Selain ini bagi saya terkadang ini juga memaksa saya untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin terhadap waktu.

 

Memperluas Jaringan Pertemanan

Bagi saya pribadi KKN ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bukan dikeluhkan. Saya melakukan kegiatan KKN ini tidak bersama dengan teman satu kelas, namun dengan berbeda kelas dan hal ini membuat saya semakin semangat menjalaninya. Meski begitu saya merasa hal-hal baiknya. Seperti bagaimana menghormati pendapat yang berbeda, berbagi pengalaman dan lain-lain.

KKN seperti satu fase yang memang harus ada dalam perkuliahan. Selain mewujudkan bagaimana Tri Darma perguruan tinggi, banyak hal-hal yang akan menjadi cerita untuk kedepannya. Baik itu cerita yang menyenangkan atau menyedihkan.

Semoga bermanfaat!

Penulis : Nudhrotul Uyun