KYAI IKI AE

KYAI IKI AE
KYAI IKI AE

Gus Zaki suatu kali mengeluh kepada Kyai Hamid karena sering disuruh kyai Aqib mewakili berceramah. Padahal dia merasa belum maqamnya, karena dia bukan kyai. Dengan tlaten beliau menjawab,"Kyai itu ada dua macam. Pertama, kyai sejati yang syaratnya zahid, 'arif, mendalami ilmu-ilmu syariat dan memahami maslahat agama. Kedua, bukan kyai sebenarnya, tapi "iki ae" (ini saja) daripada tidak ada lagi. Lha orang tidak tahu, dikira kyai betulan, padahal bukan. Jadi ada dua macam, ya sudah pilih sendiri.