KKN Angkatan Covid Akan Ngiri Denger Cerita KKN Seniornya

KKN Angkatan Covid Akan Ngiri Denger Cerita KKN Seniornya

Seyogianya mahasiswa tingkat akhir, yang namanya Kuliah Kerja Nyata (KKN) tentu menjadi momen paling ditunggu. Di samping karena menjadi syarat rukun yang harus ditempuh sebelum ke jenjang skripsi, Program KKN juga menjadi idaman karena menyimpan sejuta kenangan yang hanya bisa didapat sekali selama delapan semester. Bisa jadi sekali seumur hidup.

Lalu bagaimana jika mendadak program ini harus diubah sistemnya?

Begitulah kegetiran yang melanda sebagian kalangan mahasiswa hari-hari ini. Imbas dari pandemi Covid-19 memang menyasar hampir di semua sektor, dunia pendidikan salah satunya.

Jika dibandingkan dengan KKN angkatan sebelumnya kira-kira angkatan KKN covid pada iri enggak ya? Hmm, jadi kangen deh suasana di sekretariat KKN. Nah ini dia nih, yang bakalan susah dilupain dari kegiatan KKN. Angkatan KKN covid kalau enggak kuat baca jangan ngamuk-ngamuk ya.

Mempunyai profesi-profesi baru yang tidak sesuai dengan jurusan kuliah

Program dan kegiatan yang telah disepakati dan dibentuk akan dilaksanakan oleh masing-masing penanggungjawab. Kegiatan selalu berinteraksi dengan masyarakat dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing tempat.

Tidak semua jurusan dan fakultas akan sesuai dengan kebutuhan di desa tersebut. Misalnya dari fakultas psikologi mengajar TPA di masjid. Hal itu karena mahasiswa tersebut mampu membaca dan mengajarkan Al quran dengan baik. 

Mahasiswa jurusan agrobisnis menjadi instruktur senam minggu pagi. Tidak menjadi masalah karena ia rutin mengikuti senam di tempat tinggal asalnya, jadi ia mampu mengajarkan senam ibu-ibu di kegiatan KKN. Penerapan ilmu yang tidak diajarkan di jurusannya tapi ilmu yang didapat dari kehidupannya di luar kampus.

Terbentuk banyak geng di dalam kelompok

Pasti akan saling terbentuk kecocokan dan ketidakcocokan antar individu. Yang merasa saling cocok akan semakin akrab dan akhirnya membentuk geng. Lalu tanpa disadari akan terbentuk banyak kelompok berdasarkan tingkat kecocokan yang besar dengan anggotanya.

Sebenarnya lebih baik seperti itu, agar selama kegiatan berlangsung semuanya merasa nyaman dengan caranya masing-masing. Asal tidak ada satu geng yang mendominasi kelompok dengan tujuan menguasai.

Nggak bisa merasakan drama hidup KKN

Bukan KKN namanya kalau tidak ada drama-dramanya. Kalau kata pecinta alam, dengan naik gunung kamu akan tahu sifat asli seseorang, sekarang saya berani bilang, KKN adalah tempat di mana kamu bisa “nguculi” sedalam-dalamnya sifat seseorang. Kamu bisa tahu siapa temanmu yang pandai masak, rajin bekerja, paling bucin, bikin darah tinggi, hingga yang paling nggresula karena tidak bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar zona nyamannya.

Cekcok dengan teman KKN dari hal sepele sampai yang sentimentil. Drama-drama ketika KKN adalah sunatullah yang dari drama-drama itu, akan ada dua kemungkinan: kalian akan saling sayang dan berteman seterusnya, atau malah jadi musuhan sama teman-teman yang sebelumnya baik-baik aja. Hehehe.

Program Kerja KKN

Kalau KKN umum ada program untuk kelompok dan individu (wajib). Dalam satu kelompok terdiri dari jurusan yang berbeda, sehingga akan ada program kerja yang berbeda pula. Tiap program kerja, setidaknya harus sinkron dengan setiap bidang yang sudah dijelaskan dalam panduan.

Proker rutin anak KKN itu biasanya mengajar, baik jurusan keguruan atau tidak, pasti sudah jadi proker andalan. Tak heran jika anak-anak lebih antusias sama kakak KKN, tiap malam diajarin ngaji, pulang sekolah diajarin calistung sekalian ngerjain PR, kalau pagi di sekolah ketemu lagi bantuin guru ngajar juga. Ini fleksibel, setiap tingkatan pasti ada yang mampir ke sekre buat diajarin sama kakak KKN.