KH Marsudi Syuhud : Belajar Dari Kehebatan Dr. Zakir Usman

KH Marsudi Syuhud : Belajar Dari Kehebatan Dr. Zakir Usman
Sumber foto : youtube HOBINDONESIA ID

Orang sukses adalah orang yang bisa mengendalikan suatu problem untuk dijadikan sebuah peluang yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain, karena hidup adalah sebagian dari memecahkan suatu problem, sebab setiap hari kita akan menghadapi problem-problem. 

Dengan membangkitkan cara berfikir kita agar tidak jatuh pada tempat yang salah. Bermodalkan mendengarkan, membaca dari cerita-cerita orang sukses dalam karirnya. Pada realitasnya keinginan kita banyak sekali demi mencapai kesuksesan. Tapi, terkadang itu semua tidak diiringi dengan usaha yang nyata dan cara berfikir yang benar. Kita harus tau dan faham bahwasannya Allah sudah memeberikan kemampuan kepada kita semuanya tanpa ada batas. Tapi, kalau kita tidak bisa menggunakannya dengan baik dan benar, kita tidak akan mendapatkan keuntungan bagi diri kita sendiri.

Orang-orang yang sukses tidak akan lepas dari kisah-kisah yang bisa membuat kita termotivasi dalam menjalani hidup, salah satunya adalah kisah kesuksesan Dr. zakir Usman

Dalam suatu keluarga dengan berlatar belakang orang tua yang biasa-bisa saja tapi faham mengenai agama. Melahirkan seorang anak laki-laki yang tidak umum atau biasa, yang mempunyai 4 saudara kandung laki-laki  dan 3 saudara perempuan .

Di saat Umur 2,5 tahun Zakir Usman menderita sakit yang sangat panas, yang menyebabkan penyakit folio dan hilangnya penglihatan. Karena itulah kesibukan kedua orang tuanya hanyalah mengobatinya sebisa mungkin. Menurut para dokter penyakit yang diderita oleh Zakir sudah tidak ada obatnya pada saat itu dan tidak bisa sembuh.

Dengan begitu dokter memberikan statement kepada kedua orang tua Zakir Usman “Anakmu ini sudah tidak ada obatnya” lantaran begitu keluarganya sangat terpukul dan menimbulkan efek yang begitu besar bagi kehidupannya, padahal anaknya sudah divonis. Tapi, kedua orang tuanya tidak pernah putus harapan.

Kejadian yang tidak menguntungkan dalam kelurganya begitu banyak , salah satunya pendapat keluarganya terpecah belah, ada yang bilang “dibuang saja itu si Zakir”. Lagi-lagi  kedua orang tuanya menolak akan hal itu. Mereka berfikir bahwasannya lebih baik diajari untuk belajar kitab-kitab saja.

Setelah satu tahun berlalu keluarga Zakir Usman pindah ke Mesir, disebabkan perubahan tugas-tugas kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya mempunya inisatif untuk memanggil ustadz dari salah satu kerabat untuk mengajari anaknya Al-Qur’an, walaupun dalam keadaan buta dan lumpuh.

Hebanya Zakir Usman, sudah  bisa khatam Al-Qur’an dan hafal al-qur’an. Dia percaya dengan keagungannya dan faham makna al-qur’an.

Lantaran dalam keadaan fisik yang tidak sempurna Zakir putus sekolah dan tidak naik kelas. Sampai di umur 16 tahun Zakir terkurung di rumah. Dan parahnya lagi, dia tidak pernah daftar di madrasah mana saja. Tapi mempunyai kelebihan yakni dia hafal Al-Qur'an dengan makna-maknanya, terus menerus meriview al-qur’an dan membuktikan akan hafalannya.

Dalam kehidupan sehari-hari radio menjadi teman abadi, yang sering didengarkan adalah program radio yang judulnya ‘hari ini’. Dari situlah Zakir Usman bisa belajar dari radio akan ilmu-ilmu budaya, politik, ilmu ekonomi, dan ilmu pendidikan. Artinya bisa kita reflesikan dalam kehidupan kita sendiri. Bahawasannya kita sendiri alhamdulillah dalam keadaan fisik yang masuk kategori sempurna tapi kepribadian kita masih jauh sekali dari sosok Zakir Usman.

Berlatar belakang dari keadaan yang lumpuh dan buta, tapi Zakir Usman mempunyai mimpi yang tinggi. Bayangkan itu semua kalau terjadi pada diri anda masing-masing? Anda sekarang hidup di zaman google, anda hidup dizaman teknologi, dan anda sekarang hidup dikota masih belum bisa apa-apa? kalau begitu anda  termasuk orang yang rugi.

Seorang Zakir sangat mengharapkan seperti الدكتور طه حسين , yakni cerita-ceritanya terkait ‘akal’. Dengan begitu Zakir Usman mendengarkan di radio sangat sungguh-sungguh. Adanya kekurangan yang ada dalam dirinya, benar-benar sangat mempengaruhi kehidupannya. Disamping itu  Zakir Usman juga belajar bahasa dari radio, yakni bahasa Inggris dan menguasainya. Salah satu mimpinya yakni ingin menjadi orang yang terkenal.

Ketika Zakir Usman berumur 5 tahun ada kejadian lucu yang menimpa kehidupannya, pada saat itu di halaman rumah, Zakir berdiri dan melafalkan  Al-Qur’an dengan suara yang lantang, dan khutbah di depan orang banyak dan itu dilakukan setiap hari. Lama-kelamaan disekelilingnya banyak orang yang menyaksikannya. Tapi, tidak enaknya ada sebagian orang yang percaya bahwa Zakir Usman sudah kehilangan akalnya. Dan ada juga yang bilang dia memang pandai memahami Al-Qur’an. 

Pada saat umur 16 tahun, Zakir Usman baru memulai pembelajaran pendidikan,  dan memulainya pada kelas satu persiapan di Pesantren في معهد عشمان ماهر . Lagi-lagi gunjingan yang didapatkan Zakir terus menerus hadir dalam kehidupannya, salah satunya pendapat orang ketika Zakir Usman sekolah yakni menyarankan kepada keluarganya untuk ditempatkan di tempat orang-orang yang cacat saja, agar belajar membuat karpet. Adapun pendapat yang lain dia disuruh dirumah seperti sedia kala saja. Yang lebih sakitnya lagi ada orang yang berpendapat bahwa mengharapkan  Zakir mati saja, karena sesungguhnya mati itu lebih baik bagi orang yang cacat. Tapi, Zakir Usman bertekad untuk tetap belajar dengan bantuan kedua orang tuanya. Itulah yang menjadi salah satu dari kehebatan Zakir Usman, yang nantinya akan menjadi Doktor.

Dari cerita itulah kita sebagai manusia yang normal ‘fisik’ sebenarnya harus bersyukur dan lebih responsif lagi dalam mencapai cita-cita yang kita inginkan. Temukan jati diri anda dan lakukan sebaik mungkin dalam berproses. Karena waktu tidak bisa kita ulangi, jangan sampai membuang waktu dengan cuma-cuma, dari situlah mari kita semua mencoba untuk sadar bahwa kita hidup bukan cuma senang-senang saja, bahwa hidup bukan cuma menaruh harapan saja tanpa ada aksi yang nyata, melainkan bagaimana caranya agar kita bisa membangkitkan kemampuan individual kita demi menggapai cita-cita yang bisa bermanfaat bagi orang lain. #aminnn….

~Pengajian Kitab ايقظ قدرتك واصنع مستقبلك "Bangkitkan kemampuan anda dan ciptakan masa depan anda" bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.