4 Hal yang Harus diketahui Mahasiswa Baru Sebelum Menyesal

4 Hal yang Harus diketahui Mahasiswa Baru Sebelum Menyesal

Masuk ke kampus yang kita sukai emang menyenangkan banget, pengorbanan dan usahamu selama ini terbayarkan, hehehe. Biasanya, beberapa orang kalau udah jadi mahasiswa ngejalanin perkuliahannya gitu-gitu aja alias flat. Bahkan kadang ada yang “kupu-kupu” alias “kuliah-pulang-kuliah-pulang”.

Namun, tahukah kamu? Bahwa banyak mahasiswa yang menjalani aktivitas perkuliahan dengan biasa-biasa saja. Namun, saat memasuki semester akhir, kebanyakan dari mereka menyesal.

Kira-kira, apa saja yang harus dilakukan oleh mahasiswa baru sebelum menyesal? Berikut empat penjelasannya. Para maba jangan melakukannya biar kelak kamu tidak menyesal.

Rajin beli buku tapi tidak membacanya

Pekan pertama masuk kelas biasanya dosen melakukan aktivitas kontrak perkuliahan. Selain itu dosen juga memberikan rekomendasi beberapa buku rujukan untuk mata kuliah tertentu. Saking semangatnya menjadi maba, minimal satu atau bahkan semua buku yang direkomendasikan dosen dibeli oleh semua maba. Alih-alih dibaca, ternyata hanya dibawa saat jam kuliah aja.

Hmmm, padahal semua buku tersebut penting untuk menguasai mata kuliah tersebut. Jadi, bagi maba, jangan sampai hanya membeli buku saja. Tapi bacalah juga buku tersebut. Tips agar bisa menyelesaikan suatu buku, bacalah setiap sebelum dan sesudah jam perkuliahan. Lima belas sampai tiga puluh menit sudah cukup kok.

Jadi Mahasiswa yang Malu-malu Kucing

Pasti banyak dari kamu yang suka malu-malu kucing. Biasanya cewek nih yang suka malu-malu. Sifat malu atau jaim sebenernya nggak apa-apa sih kalau sesekali, tapi kalau sampai malu berekspresi di kelas? Nggak baik juga.

Misalnya, saat dosen lagi bertanya dan kamu tau jawabannya, tapi kamu malu untuk speak up. Itu bakalan menghambat kamu dalam mengemukakan pendapat saat jam perkuliahan. Nggak hanya itu aja, hal itu juga bakalan berpengaruh ke nilai keaktifan di kelas loh.

Tidak bergabung dengan organisasi kampus

Saat baru memasuki dunia kampus, kebanyakan maba hanya ingin fokus pada kesuksesan akademik. Hal tersebut dilakukan dengan cara menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang - kuliah pulang). Saat ada ajakan dari teman untuk bergabung dengan suatu organisasi, jawaban yang paling sering diberikan adalah, "Enggak ah, aku mau fokus ke akademik saja." atau "Enggak dulu deh, nanti saja kalau sudah semester dua atau tiga."

Maba pikir semester satu masih sibuk, sedangkan semester selanjutnya tidak. Padahal, faktanya tidak begitu. Biasanya kalau sudah menunda-nunda untuk bergabung dengan organisasi karena alasan kesibukan, sampai wisuda pun tidak akan jadi bergabung.

Padahal bergabung dengan organisasi dapat memberikan kita banyak hal. Mulai dari pengalaman yang tidak kita dapatkan saat di kelas, teman dan jaringan yang luas, hingga berbagai skill yang dapat menunjang kesuksesan perkuliahan dan masa depan kita.

Nggak Melatih Kemampuan Menulis

Menulis itu penting banget untuk perkuliahan, karena bakalan berguna banget saat skripsi atau mendapatkan tugas dari dosen. Saat kuliah, tugas kamu nggak jauh-jauh dari menulis. Menulis nggak hanya melontarkan tulisan asal, tapi juga harus menyesuaikan dengan bahasa baku/bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Jaman sekarang, masih mengandalkan copy-paste karena nggak bisa menulis nggak cool loh! Kalau selama kuliah kamu nggak pernah melatih kemampuan menulis, bakalan nyesel banget deh… kamu bakalan struggle saat mengerjakan skripsi nantinya.

Menjadi mahasiswa baru, berarti juga penuh dengan pengalaman baru. Yang sering membuat takut untuk melangkah dan akhirnya memilih menjadi biasa-biasa saja, atau polos lebih tepatnya. Namun, apakah menjadi mahasiswa yang polos itu tidak apa-apa?